{"id":552,"date":"2022-03-12T10:00:06","date_gmt":"2022-03-12T10:00:06","guid":{"rendered":"https:\/\/tambangilmu.id\/?p=552"},"modified":"2022-04-09T17:26:35","modified_gmt":"2022-04-09T17:26:35","slug":"kepmen-esdm-18-k-hk-02-mem-b-2022-ttg-tata-cara-pembayaran-penyetoran-iuran-tetap-iuran-produksi-royalti-dan-dhpb-serta-besaran-formula-biaya-penyesuaian-dalam-kegiatan-usaha-pertambangan-mineral-da","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tambangilmu.id\/?p=552","title":{"rendered":"Kepmen ESDM 18.K\/HK.02\/MEM.B\/2022 ttg Pedoman Pembayaran\/Penyetoran Iuran Tetap, Iuran Produksi\/Royalti, dan Dana Hasil Produksi Batubara serta Besaran\/Formula Biaya Penyesuaian dalam Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara"},"content":{"rendered":"\n<p>Perkembangan teknologi berbasis online dalam rangka pelaksanaan pemenuhan kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di bidang pertambangan mineral dan batubara menuntut penyesuaian dalam tata cara pembayaran\/penyetorannya, termasuk perhitungan atau formula biaya penyesuaian yang dapat diperhitungkan dalam penentuan besaran iuran produksi\/royalti dan DHPB.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memberikan pedoman pembayaran\/penyetoran PNBP berupa iuran tetap, iuran produksi\/royalti dan DHPB serta besaran\/formula biaya penyesuaian dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara, pada tanggal 27 Januari 2022, Menteri ESDM menetapkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18.K\/HK.02\/MEM.B\/2022 tentang Pedoman Pembayaran\/Penyetoran Iuran Tetap, Iuran Produksi\/Royalti, dan Dana Hasil Produksi Batubara serta Besaran\/Formula Biaya Penyesuaian dalam Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (Kepmen ESDM 18\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p>Kepmen ESDM 18\/2022, terdiri atas 6 Diktum, antara lain memuat:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Pedoman Pembayaran\/Penyetoran  Iuran Tetap, Iuran Produksi\/Royalti, dan DHPB serta Besaran\/Formula Biaya Penyesuaian, tercantum dalam Lampiran;<\/li><li>Kewajiban pembayaran\/penyetoran Iuran Tetap, Iuran Produksi\/Royalti, dan DHPB melalui e-PNBP;<\/li><li>Pembayaran\/Penyetoran Iuran Tetap, Iuran Produksi\/Royalti, dan DHPB melalui sistem e-PNBP hanya dapat dilakukan setelah wajib bayar terdaftar\/teregistrasi pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara;<\/li><li>Mencabut sebagian ketentuan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1823 K\/MEM\/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengenaan, Pemungutan, dan Pembayaran\/Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak Mineral dan Batubara, yaitu:<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>pedoman pembayaran\/penyetoran iuran tetap, iuran produksi\/royalti, dan DHPB sebagaimana tercantum dalam Lampiran III huruf B dan huruf C; dan<\/li><li>pedoman besaran\/formula biaya penyesuaian sebagaimana diatur dalam Lampiran IV.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Terkait tata cara pembayaran\/penyetoran iuran tetap dimuat dalam Lampiran huruf B, berlaku ketentuan antara lain, pembayaran\/penyetoran iuran tetap disetorkan langsung ke Kas Negara melalui e-PNBP:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>tahun pertama wajib disetorkan dalam jangka waktu paling lambat 10 hari kalender terhitung sejak diterbitkannya IUP, IUPK, IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak\/Perjanjian atau disesuaikannya KK\/PKP2B;<\/li><li>tahun berikutnya dimulai sejak tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember dan wajib disetorkan setiap tahun paling lambat tanggal 10 Januari pada tahun berjalan; dan<\/li><li>tahun terakhir wajib disetorkan paling lambat tanggal 10 Januari pada tahun berjalan dengan perhitungan kewajiban prorata sampai dengan tanggal berakhirnya.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Terkait tata cara pembayaran\/penyetoran iuran produksi\/royalti dan DHPB dimuat dalam Lampiran huruf C, berlaku ketentuan antara lain pengenaan jatuh tempo untuk perhitungan iuran produksi\/royalti atau DHPB:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>untuk batubara, bijih mineral logam, dan produk antara terhitung 30 hari kalender sejak tanggal pengapalan\/pengiriman;<\/li><li>untuk mineral logam terhitung 30 hari kalender sejak tanggal transaksi (invoice); dan<\/li><li>untuk konsentrat tembaga dan mineral pengikutnya terhitung 90 hari kalender sejak tanggal kapal sampai di tujuan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui secara lengkap muatan Kepmen ESDM 18\/2022, dapat dibaca lebih lanjut Kepmen dimaksud.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepmen ESDM 18\/2022 diunduh melalui https:\/\/jdih.esdm.go.id\/<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/jdih.esdm.go.id\/index.php\/web\/result\/2224\/detail\">Kepmen ESDM 18\/2022<\/a><\/p>\n\n\n\n<div data-wp-interactive=\"core\/file\" class=\"wp-block-file\"><object data-wp-bind--hidden=\"!state.hasPdfPreview\" hidden class=\"wp-block-file__embed\" data=\"https:\/\/tambangilmu.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Salinan-Kepmen-ESDM-18-K-2022.pdf\" type=\"application\/pdf\" style=\"width:100%;height:600px\" aria-label=\"Embed of Embed of Salinan-Kepmen-ESDM-18-K-2022..\"><\/object><a id=\"wp-block-file--media-7fcf2af3-ac5b-4924-b55e-e4efffe1d462\" href=\"https:\/\/tambangilmu.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Salinan-Kepmen-ESDM-18-K-2022.pdf\">Salinan-Kepmen-ESDM-18-K-2022<\/a><a href=\"https:\/\/tambangilmu.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Salinan-Kepmen-ESDM-18-K-2022.pdf\" class=\"wp-block-file__button\" download aria-describedby=\"wp-block-file--media-7fcf2af3-ac5b-4924-b55e-e4efffe1d462\">Download<\/a><\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan teknologi berbasis online dalam rangka pelaksanaan pemenuhan kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di bidang pertambangan mineral dan batubara menuntut penyesuaian dalam tata cara pembayaran\/penyetorannya, termasuk perhitungan atau formula biaya penyesuaian yang dapat diperhitungkan dalam penentuan besaran iuran produksi\/royalti dan DHPB. Untuk memberikan pedoman pembayaran\/penyetoran PNBP berupa iuran tetap, iuran produksi\/royalti dan DHPB serta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":863,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[57,45,72],"tags":[104,103,105,101,100,75,77,102],"class_list":["post-552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-regulasi-minerba-kepmen","category-regulasi-minerba","category-regulasi","tag-biaya-penyesuaian","tag-dhpb","tag-e-pnbp","tag-iuran-produksi","tag-iuran-tetap","tag-pnbp","tag-pnbp-minerba","tag-royalti"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=552"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":946,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/552\/revisions\/946"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tambangilmu.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}